Mas Nadiem, Kapan Sekolah Buka? Bocah Sudah Sibuk Joget Tarik Sis!

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim jadi bulan-bulanan para orang tua dan banyak pihak. Pasalnya, sekolah yang tak kunjung buka menjadi faktor para anak bosan.

Ervien misalnya, di akun sosial medianya, ia mencari sosok Nadiem dan menanyakan kapan sekolah mulai masuk. Lucunya, banyak bocah di sekitaran rumahnya yang ‘nongkrong’ dan tidak berkegiatan positif.

“Pak Nadiem, kapan sekolah masuk? Bocah-bocah di gang samping saya kalau sore suka nongkrong, tidak jelas dan teriak-teriak tarik sis-semongko,” kata Ervien, Kamis (12/11/2020). Bandar Slot Online

Tarik Sis-Semongko! Ini merupakan joget andalan di salah satu platform sosial media video pendek.

Sementara, Rika bercerita, jika dirinya sudah tidak kuat karena tugas yang menumpuk akibat PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh.

“Bang Nadiem, kapan sekolah online berakhir. Saya sudah tidak kuat sama tugas. Kuota pun jebol dan lemot. Tak semua orang bisa beli kuota tambahan dan kuat dengan tugas yang banyak,” katanya.

Nah, Dian Sastrowardoyo sempat menanyakan langsung kepada Nadiem terkait hal ini.

“Jadi belajar di rumah melalui daring, kapan sih sekolah itu buka mas menteri? Apalagi dengan adanya PSBB jilid II dan angka Covid-19 yang juga tidak turun,” kata Dian di akun instagram @nadiemmakarim.

Nadiem pun menjawab bahwa ia pun tidak tahu. “Ya, itu pertanyaan yang saya dengan sangat sedih harus menjawab saya tidak tahu jawaban itu,” katanya.
Covid-19 pun belum usai, menurut Nadiem.

Terbaru, Nadiem menyarankan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai menyelenggarakan sekolah tatap muka. Alasannya daerah ini banyak zona hijau Covid-19.

Hal ini disampaikan Nadiem Makarim dalam kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur pada 10-11 November 2020, seperti dikutip dari situs kemendikbud, Kamis (12/11/2020).

Nadiem Makarim mengungkapkan Kabupaten Rode Ndao bisa selenggarakan sekolah tatap muka dengan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, memakai masker dan rajin cuci tangan.

“Supaya protokol kesehatan bisa dijalankan dengan baik pada saat belajar tatap muka di sekolah, maka siswa yang masuk maksimal 50% saja dari kapasitas sekolah,” kata Nadiem Makarim.

“Bapak Kepala Dinas Pendidikan sudah bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah, karena Kabupaten Rote Ndao ini banyak zona hijau dan kuning. Saya tahu adik-adik ini sudah rindu sekolah, kangen bermain bersama teman-teman, banyak juga orang tua sekarang ini yang stress membimbing anak belajar di rumah,” tutur Nadiem.

Informasi saja, zona hijau menandakan daerah itu tidak mencatatkan kasus baru infeksi Covid-19. Sementara Zona kuning adalah daerah yang melaporkan sedikit kasus Covid-19 dan terkendali. situs judi slot welcome bonus 100

Selama pandemi Covid-19 Kemendikbud memang melarang sekolah tatap muka di zona merah dan zona orange atau daerah yang penularan Covid-19 sangat tinggi. Sebagai gantinya diselenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pemerintah juga menyediakan kuota internet gratis untuk menyelenggarakan aktivitas belajar mengajar secara daring itu.

sumber : cnbc Indonesia